welcome to my blog

selamat datang di mutiara kehidupan
mari kita saling bercerita untuk membagi pengalaman
agar hidup kita bisa menjadi lebih baij

Sabtu, 27 Agustus 2011

menjadi lebih baik

Barzamhar adalah nama yang gemilang dalam sejarah iran ,dia mampu mencapai puncak kemuliaan di tengah masyarakat yang menganut system kasta, dia hanyalah anak dari sebuah keluarga miskin namun bias menjadi menteri pada masa yang dianggap mustahil –Bagi orabg orang seperti dia- untuk memegang jabataj yang tnggi di negeri itu .laki-laki tersebut dikenal dengan kebijaksanaannnya,sedikit berbuat salah, dan memilki banyak ilmu pengetahuaan ,hingga orang-orang menyebutnya ‘Bazamjar yang bijaksana’
Suatu hari ,ada orang yang bertanya kepadanya,Dari siapakah engkau mempelajari adab,hikmah ,dan akhlak ?...
Dia menjawab, ‘Aku mempelajarinya dari orang yang tidak memiliki akhlak ,adab dan hikmah.”
Orang itu lembali bertanya ,”bagaimana hal itu bisa terjadi ,padahal seseorang yang tidak memiliki sesuatu tidak akan mampu memberi?
Jawabnya, “Aku memperhatikan orang yang tolol, Setiap kali dia berbuat salah,aku menghindar agar aku tidak jatuh dalam kesalahan yang dia perbuat.Aku perhatikan pula orang yang tidak berakhlak ,setiap kali dia melakukan sesuat yang orang –orang jijik kepadanya ,aka aku tidak berbuat hal yang sama.Ku juga memperhatikan orangorang yang tidak memiliki adab, kemudian aku tidak akan melakukan perbuatannya. Demikianlah,aku mempelajari hikmah dari orang yang tidak memilki hikmah,mempelajari akhlak dari orang yang tidak berakhlak,dan mempelajari adab dari orang yang tidak memilki adab.”
Dia menambahkannya : “ Biasanya orang-orang bertindak dengan prinsip bahwa kesalahan dan kebenaran ada pada diri mereka , sehingga mereka melakukan kesalahan ,ketika mereka menerima efek kesalah mereka, maka mereka akan menjahuainya di masa yang akan datang. Sedangkan aku telah membagi prinsip itu untuk kau dan orang lain ,sehingga ktinggalkan orang lain melakuakan kesalhan,Sedangkan aku justru menjahuinya. Keutamaan dalam perkara ini kembali kepada Imam Ali –karamallahu wahah-, yang berkata:”orang yang bahagia adalah orang yang mengambil pelajaran dari pengalaman orang lain”.Dan aku delalu berusaha menjadi orang yang bahagia tersebut. Hal itu merupakan segalanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar